-->
Call Center082331777749
Humas083850000950

'Sullam Taufik' Operator Sekolah (OPS) Pahlawan yang Tak Dianggap


Sebagai operator sekolah dadakan, tentunya aku merasakan bagaimana getirnya mengemban tugas sebagai operator sekolah. Kenapa kubilang aku adalah operator sekolah dadakan, karena kemungkinan aku adalah satu-satunya guru TK/PAUD yang diberi tugas oleh kepala sekolah untuk menjadi operator sekolah pada sekolah dasar di bawah naungan Kemendikbud. Alasannya apalagi kalau bukan karena guru-guru di sekolahku masih gaptek, disamping itu usia mereka yang tergolong sudah tidak muda lagi menjadi pemicu malas bergaul dengan internet bahkan angkat tangan.

Sebenarnya kepala sekolah bisa saja mencari tenaga honor untuk diperbantukan menjadi operator sekolah, namun karena aku bersedia menjadi operator sekolah, jadi sekolah tidak memerlukan tenaga dari luar.

Seiring berjalannya tugas menjadi OPS, banyak hal-hal yang kutemukan, suka duka menjadi operator sekolah mulai kurasakan. Setiap ada program baru dari kemendiknas, aku selalu diikutkan dalam pelatihan dan sosialisasi, dari mulai Padamu Negeri/ Simpatika, Dapodikdas, bahkan ternyata tugas akan bertambah, yaitu pengisian data sasaran kerja pegawai (SKP), dan pelaporan dana BOS online.

Upah yang minim menyebabkan OPS berteriak histeris karena tidak sepadan dengan apa yang dikerjakan. Kalau hanya sekedar input data mungkin bisa diperbaiki, tetapi bagaimana jika proses pengiriman data dengan cara sinkronisasi mengalami kendala, walaupun sudah dilakukan dengan berbagai macam cara tetap saja gagal, gagal dan gagal lagi. Semua itu membuat operator sekolah garuk-garuk kepala meskipun tidak gatal, akhirnya untuk mencari celah-celah agar bisa masuk server pusat, begadang pun dilakukan OPS.

Namun, sangat disayangkan, kebanyakan guru tidak memahami dan bahkan tidak mau mengerti bagaimana susahnya menjadi OPS. Orientasi mereka hanya pada “uang sertifikasi keluar”, kalau tidak, maka OPS lah yang menjadi sasaran emosi, alhasil umpatan dan cacian pun tidak luput OPS dapatkan.

Upah Rp. 300.000,- / triwulan, itulah yang aku terima selama menjadi OPS, dan itupun disisihkan dari dana BOS yang notabene untuk biaya internet. Jadi tidak ada anggaran khusus untuk menggaji OPS.

Kalau dihitung-hitung jumlah Rp. 300.000,- habis hanya untuk membeli kouta internet bahkan aku sering mengeluarkan uang pribadi buat menutupi kekurangannya. Dan aku yakin apa yang kualami tidak jauh berbeda dengan OPS-OPS lain, bahkan dari informasi yang kudapatkan tidak sedikit OPS yang menggunakan laptop pribadi dan membeli modem sendiri.

Sungguh ironis, hidup mati sekolah ada di tangan operator sekolah, namun sangat miris karena sepertinya OPS terpinggirkan dan kurang mendapat perhatian dari pemerintah dengan minimnya upah mereka.

Di sisi lain, menjadi OPS tidak hanya persoalan materi, tetapi lebih dari itu, yaitu beban mental, yah….beban mental, itulah yang sampai saat ini menjadi pertimbanganku untuk mengundurkan diri menjadi OPS

30 Sumber Belajar Orang Tua

No Nama File
1 Menjaga Kesehatan Anak Usia Dini
2 Serunya Belajar di Rumah
3 Membangun Tanggung Jawab
4 Membangun Komikasi Efektif Anak Usia Dini
5 Masalah si kecil dan cara mendampinginya
6 Menumbuhkan Toleransi
7 Hadiah Terindah Buat Bunda
8 PAUD itu Keren
9 Bersahabat dengan Anak PAUD
10 Menumbuhkan dan Menguatkan Karakter Utara Anak Usia Dini
11 Melatih Anak Menjaga Kebersihan
12 Harmoni Tiga Generasi
13 Dukung Ananda Berinternet Secara Aman
14 Cara Sederhana Agar Anak Mencintai Orang Tua
15 Mengelola Emosi Orang Tua
16 Mengembangkan Ketangguhan Anak Sejak Dini
17 Letaknya di tangan Ayah
18 Mendampingi Anak Belajar di Rumah
19 Mengenakan Gawai Pada Anak Usia Dini
20 Menumbubkembangkan Minat Anak Sejak Dini
21 Mengembangkan Literasi Awal Anak
22 Alat Bantu Komunikasi
23 Bermain Bermakna
24 Siapkan Anak Berkarakter dengan Pengasuhan Berkesadaran
25 Sebuah Kisah Membangun Mimpi Anak Usia Dini
26 Mengajarkan Anak Usia Dini Keterampilan Mengelola Emosi
27 Pengenalan Berbagai Profesi
28 Pengasuhan Berdasarkan Perkembangan Otak Anak
29 Kegiatan Menyenangkan di Rumah
30 Orang Tua Sukses Anak Sukses

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

No Nama File
1 Buku Pedoman PPK PAUD
2 Buku Panduan Praktis PPK PAUD
3 Salinan Persesjen Nomor 14 Tahun 2020
4 Rencana Strategis Direktorat PAUD Tahun 2020-2024
5 Pedoman Pelaksanaan Bantuan APE PAUD Tahun 2020
6 Pedoman Pelaksanaan Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Kemaritiman Pada PAUD Tahun 2020

Buku Saku Peserta Didik PAUD

No Nama File
1 Bermain Seni Kriya
2 Mengenal DPA bagi Orang Tua Anak Usia Dini
3 Pentingnya Bermain Bagi Anak Usia Dini
4 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
5 Media Daring
6 Bermain Sains
7 Penilaian Perkembangan Anak Selama Belajar Dari Rumah
8 Pengasuhan Positif
9 Membangun Komunikasi Positif Antara Guru dengan Orang Tua Murid (selama BDR)
10 Bermain Matematika Yang Menyenangkan Dengan Anak Di Rumah
11 Bermain Bahasa di Rumah
12 Bermain Musik dan Gerak

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !